Skip to main content

LAW BREAKER PESAING OVER WATCH



Beberapa bulan ini game multiplayer shooter yang bernama “Overwatch” sudah mendapatkan banyak sekali penghargaan. Game yang satu ini menjadi game multiplayer shooter terbaik saat ini. Game buatan blizard entertainment ini membuat produsen-produsen lainnya merasa tersaingi, hingga muncul game yang hampir mirip dengan overwatch yakni paladins, akan tetapi paladins tak sebooming overwatch yang pada saat beta testnya saja sudah mencapai 9,7 juta orang mencoba. 

Bersamaan dengan event E3 atau Electronic entertainment expo yang berlangsung dari 13-15 july 2017, ada berita dari desainer game yang sudah melegenda yang sudah mendesain beberapa game seperti Unreal Tournament dan Gears of wars yang mendirikan sebuah rumah produksi game studio Boss key produsctions, dia adalah Cliff Blezinski. Tujuan ia mendirikan rumah produksi game tersebutt adalah membuat game yang di gadang-gadang menyaingi bahkan mengalahkan overwatch, yang ia beri nama LawBreakers.

Menurutnya LawBreakers bisa dikatakan hampir sama dengan overwatch, dalam permainan ini, pemain bebas memilih roles apa yang ia ingin mainkan, oleh sebab itu terdapat beberapa roles yang disediakan oleh LawBreakers, sampai saat ini terdapat 18 character dengan 9 jenis roles yang terdiri dari Assassin, Batlle medic, Enforcer, Gunslinger, Harrier, Juggernaut, Titan, Vanguard dan Wraith. Ke 9 roles tersebut bebas pemain pilih sesaui dengan gaya bermainnya.


Perbedaan antara overwatch dengan LawBreakers ini adalah kecepatan game yang lebih cepat, pergerakan character yang jauh lebih luas karena tiap-tiap karakter seperti bisa terbang dengan menggunakan jetpack (jelas, terbang dengan saling tembak), sehingga pemain bebas bergerak sambil saling tembak. Seperti pada moto yang di sematkan pada game ini, yakni gravity-defying-combat, yang bisa di artikan pertarungan melawan grafitasi. Dan perbedaan yang lain adalah, pada Lawbreakers akan sangat dimungkinkan untuk perang jarak dekat dengan menggunakan senajata melee atau semcam pisau dan pedang. Untuk map yang sudah tersedia sampai saat ini ada sebanyak 6, yang menurut kami sangat keren-keren. Diantaranya adalah Geandview, Mammoth, Promenade, Reactor, Station, dan Vertigo. Untuk mode game nya, studio boss key menyediakan 3 mode, yakni Blitzball, Turf War dan Overcharge.



Pada mode blitzball perlu mendapatkan 8 point untuk memenangkan pertandingan, untuk mendapatkan point teman-teman perlu memasukkan bola kedalam wilayah lawan. Tiap pemain yang membawa bola, maka waktu dalam bola akan berjalan, jika waktu habis, maka bola yang di bawa oleh teman-teman akan meledak dan akan membunuh Char teman-teman. Tiap bola yang sudah dimasukkan akan respawn di tengah map.
Pada mode turf war memerlukan 16 point untuk memenangkan pertandingan, point tersebut didapatkan dengan cara meng-capture areas. Terdapat 3 area yang bisa di capture, area A b dan C.
 




Pada mode Overcharge tugas teman-teman adalah mengambilsatu baterai yang ada pada map untuk meng-charge base teman-teman. Selanjutnya teman-teman jaga baterai tersebut saat pengisian. Jika sudah mencapai 100% pengisian dan bisa bertahan selama 20 setik, maka teman-teman akan memenangkan pertandingan.

Studio boss key productions bekerja sama dengan nexon membangun game ini dengan menggunakan unreal engine 4. Engine yang sama yang digunakan pada game tekken 7. Untuk saat ini, studio boss productions akan membuka beta test nya, untuk teman-teman yang ingin mencobanya, silahkan kunjungi link di deskripsi. Beta test ini akan berakhir pada tanggal 3 july 2017.


Comments

Popular posts from this blog

Mengirim Pesan Akan Jadi Lebih Mudah

Instagram, Facebook dan WhatsApp akan dijadikan satu oleh pengembang mereka.. Apa efeknya?? Check informasi selengkapnya di video berikut

iQoo, Merk Smartphone Baru untuk Segment High End

Kembali lagi sebuah brand smartphone ingin bersaing pada pasar High End. Setelah Xiaomi dengan Sub Brand nya Pocophone, sekarang giliran Vivo yang  membuat sebuah sub brand dengan nama iQoo yang di fokuskan pada smartphone high end. Saat ini masih belum jelas, seperti apa nantinya smartphone high end dari iQoo ini, namun dilihat dari website resminya, iQoo memang benar-benar ingin bersaing dengan Samsung, Pocophone dan lainnya yang sudah lebih dulu terjun di pasar high end smartphone. Kita tunggu saja, bagaimana persaingan iQoo dari Vivo ini dengan beberapa brand lain yang sudah lebih dulu masuk ke ranah pasar high end smartphone.

IT NEWS - Intel Menyerah ke Processor 64 bit, Skandal Apple, Smartphone ...